Gn.Merapi : Si Garang yang Mempesona

0

Gunung berapi aktif yang memiliki ketinggian 2891 Mdpl ini terletak di kecamatan koto baru, Padang Panjang, Sumatera Barat. Jika ditempuh dari kota Padang akan memakan waktu sekitar 2,5 jam untuk sampai di kecamatan koto baru, yang merupakan titik start untuk memulai perjalanan ke dalam rimba gunung merapi.

Sebenarnya ada beberapa rute yang dapat dilalui untuk sampai ke puncak gunung merapi, tetapi rute dari koto baru merupakan rute yang paling sering dilalui oleh para pendaki.

Dari koto baru, kita harus menempuh perjalanan ± 1 jam untuk sampai di pos pendakian (titik start). Sebelum melakukan treeking, kita diharuskan membayar administrasi sebesar Rp.5.000/orang.

Gambar

Di depan Gn.Merapi berdiri kokoh 2 gunung yang saling berpangku, Gn.Singgalang dan Gn.Tandiket. Karena letak ketiga gunung ini berdekatan, banyak para pendaki yang menjuluki ketiga gunung ini dengan nama “puncak tri arga”

Kembali meneruskan perjalanan sekitar ±1,5 jam dari pos pendakian, kita akan sampai di pesangrahan. Pesangrahan ini sendiri merupakan tanah datar yang kira-kira bisa memuat 4-5 tenda dome. Gn.merapi meletus terakhir pada tahun 2005, dan letusan terdahsyat dari Gn.Merapi ini sendiri terjadi pada tahun 1979, yang tercatat menelan korban jiwa ±60 orang.Gambar

Untuk sampai ke puncak Gn.Merapi sedikitnya membutuhkan ±8 jam . Sesampainya di puncak Gn.Merapi kita akan disuguhi oleh keindahan alam ciptaan Yang Maha Kuasa. Keganasan Kawah Gn.Merapi. Kecantikan danau Singkarak yang dapat kita saksikan dari puncak merpati, keanggunan kota Padang Panjang dan Bukittingi yang mempesona dan tidak lupa juga taman edelwies, yang membuat kita terus memuji Kebesaran Sang Khaliq, seakan membayar keringat dan tenaga yang terkuras.

Walaupun gunung ini siap untuk meletus kapan saja ia mau, namun hal tersebut tidak mengurangi minat para pencinta alam maupun pendaki amatir untuk tetap menikmati keindahan si garang yang mempesona ini. So, jika kamu merupakan penyuka tantangan dan penyikmat alam, masukkan Gn.Merapi Sumbar sebagai salah satu destiny yang wajib kamu kunjungi.

Banjir Bandang : Takdir Tuhan Atau Ulah Manusia

0

Padang, 24 Juli 2012, 18.30 WIB.

Sirene tanda masuknya waktu berbuka puasa masih terngiang jelas ditelinga. Hujan deras yang disertai badai melengkapi menu berbuka senja itu.

Disaat semua orang tengah berbahagia dengan masuknya waktu berbuka, namun tidak bagi masyarakat di Kecamatan Pauh, Lubuk Begalung, dan Nanggalo. Hujan deras yang turun sejak pukul 16.30 WIB, menimbulkan banjir bandang. Ya, sekitar 18.30 WIB, itulah banjir bandang menerjang kawasan mereka. Kenikmatan berbuka puasa berubah menjadi petaka.Suka cita menyambut bulan suci Ramadhan, kini berbalut menjadi duka.

Air bah yang datang dari hulu Batang Kuranji dan Batang Arau  merendam ribuan rumah sepanjang bantaran sungai di 19 kelurahan, di Kecamatan Pauh, Lubuk Begalung, dan Nanggalo.

Banjir merendam hingga mencapai atap rumah, yang membuat mereka harus mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan harus merelakan harta benda mereka lenyap di bawa arus deras yang bercampur lumpur. Memang tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun berita yang dikeluarkan oleh media setempat menyatakan bahwa 8 orang hilang ketika banjir bandang ini terjadi (ditemukan keesokkan harinya dengan selamat). Continue reading