YANG TERSIRAT DARI IKASMANTRI 2010

0

…..sampah memenuhi setiap sudut yang ada. Pelengkapan dan peralatan tergeletak bak pelacur yang tak berharga di mata tamunya. Keringat mencucur melebihi hujan. Letih dan lelah menempel secara permanen ditubuh…..

IKASMANTRI 2010 adalah sebuah acara yang diprakarya oleh alumni SMA3 padang angkatan 2010. Bisa dibilang ini adalah rangkaian acara tahunan di SMA3 padang, tapi boleh juga dibilang sebagai acara reuni antar sesama alumni. Dan ini adalah acara yang harus memaksa kami untuk berkumpul bersama dengan orang-orang yang memiliki tipe-tipe berbeda satu sama lain.

Gambar

Dinahkodai oleh M.Fajri Faisal, para awak kapal pun harus mengembangkan layar agar sang kapal dapat mengarungi lautan yang kadang bergelombang, dan kadang tenang tanpa satu ikan pun mendekat. Dimulai sejak september 2011, kami terus memodifikasi sang kapal hingga bersandar di pelabuhan pada tanggal 23 september 2012.

Yaa,,,kurang lebih satu tahun lah kami menjalani aktifitas bersama. Pro kronta antar sesama tak terhitung lagi. Adu argumen pun adalah sarapan bagi kami. Jika dihitung waktu setahun adalah waktu yang singkat. Namun di waktu yang singkat itulah, dengan alasan yang tidak satupun mengetahui, kami mampu menjadi sebuah KELUARGA. Dari sekian banyak perbedaan dan keberagaman, kami mampu menyatukan minyak dan air dengan sempurna.

Gambar

Acara kami dimulai pada tanggal 7 september 2012. Bermacam aktifitas kami lakukan bersama demi kelangsungan acara. Mulai dari pengamanan aula pada saat acara basket berlangsung, memperbaiki panggung yang harus kembali dibongkar karena suatu alasan (ini 15 menit sebelum acara penutupan dimulai broo,gawat kan, hahaha), dekorasi aula yang dimulai dari terbenamnya matahari sampai dengan terbitnya sang fajar.

Dan berbagai kehebohan kami ciptakan. Mulai dari kata “sukonde” yang menjadi trendsetter, manusia radio yang terus mengoceh, komentator futsal dari bung kadir dan bung towel, gangnam style ala ikasmantri 2010, sampai kantin 86 yang kaleraaaa (disensor oleh lembaga pertulisan kawan,hahahaha).

Masih banyak lagi yang kami kerjakan bersama. Waktu yang kami jalani hanya 1 tahun…sangat singkat… namun kami melewatinya serasa ratusan tahun lamanya. Kami berhasil membangun sebuah keluarga yang membahagiakan.

Gambar

23 september 2012 adalah hari terakhir dan penutupan dari segala rangkaian acara kami yang dimulai pada tanggal 7 septemeber 2012 . Tangisan pun mengiringi acara penutupan kami. Tak ada satupun dari kami yang ingin ini berlalu begitu saja. Bahagia dan haru bersatu pada didalam dada. Kami bahagia bahwasanya kami mampu menyelesaikan acara dalam waktu singkat dengan sempurna, di lain sisi, kami tak ingin kebersamaan ini berlalu begitu saja.

Gambar

Memang sedikit kenangan yang kami ciptakan, tapi itu melekat abadi di dalam hati. Sama seperti kalian, sahabatku, yang melekat abadi di dalam hatiku…

…Manyibak rindu jo carito, untuak bakumpua bagalak basamo…

…Disiko awak bapisah, disiko awak bakumpua baliak…

Terima kasih untuk waktu dan kenangan yang kalian berikan kawan…

Ini tangis bahagia dariku…

aku mencintai kalian semua…sahabat terbaik ku…

for my beloved friends….

Gn.Merapi : Si Garang yang Mempesona

0

Gunung berapi aktif yang memiliki ketinggian 2891 Mdpl ini terletak di kecamatan koto baru, Padang Panjang, Sumatera Barat. Jika ditempuh dari kota Padang akan memakan waktu sekitar 2,5 jam untuk sampai di kecamatan koto baru, yang merupakan titik start untuk memulai perjalanan ke dalam rimba gunung merapi.

Sebenarnya ada beberapa rute yang dapat dilalui untuk sampai ke puncak gunung merapi, tetapi rute dari koto baru merupakan rute yang paling sering dilalui oleh para pendaki.

Dari koto baru, kita harus menempuh perjalanan ± 1 jam untuk sampai di pos pendakian (titik start). Sebelum melakukan treeking, kita diharuskan membayar administrasi sebesar Rp.5.000/orang.

Gambar

Di depan Gn.Merapi berdiri kokoh 2 gunung yang saling berpangku, Gn.Singgalang dan Gn.Tandiket. Karena letak ketiga gunung ini berdekatan, banyak para pendaki yang menjuluki ketiga gunung ini dengan nama “puncak tri arga”

Kembali meneruskan perjalanan sekitar ±1,5 jam dari pos pendakian, kita akan sampai di pesangrahan. Pesangrahan ini sendiri merupakan tanah datar yang kira-kira bisa memuat 4-5 tenda dome. Gn.merapi meletus terakhir pada tahun 2005, dan letusan terdahsyat dari Gn.Merapi ini sendiri terjadi pada tahun 1979, yang tercatat menelan korban jiwa ±60 orang.Gambar

Untuk sampai ke puncak Gn.Merapi sedikitnya membutuhkan ±8 jam . Sesampainya di puncak Gn.Merapi kita akan disuguhi oleh keindahan alam ciptaan Yang Maha Kuasa. Keganasan Kawah Gn.Merapi. Kecantikan danau Singkarak yang dapat kita saksikan dari puncak merpati, keanggunan kota Padang Panjang dan Bukittingi yang mempesona dan tidak lupa juga taman edelwies, yang membuat kita terus memuji Kebesaran Sang Khaliq, seakan membayar keringat dan tenaga yang terkuras.

Walaupun gunung ini siap untuk meletus kapan saja ia mau, namun hal tersebut tidak mengurangi minat para pencinta alam maupun pendaki amatir untuk tetap menikmati keindahan si garang yang mempesona ini. So, jika kamu merupakan penyuka tantangan dan penyikmat alam, masukkan Gn.Merapi Sumbar sebagai salah satu destiny yang wajib kamu kunjungi.

Banjir Bandang : Takdir Tuhan Atau Ulah Manusia

0

Padang, 24 Juli 2012, 18.30 WIB.

Sirene tanda masuknya waktu berbuka puasa masih terngiang jelas ditelinga. Hujan deras yang disertai badai melengkapi menu berbuka senja itu.

Disaat semua orang tengah berbahagia dengan masuknya waktu berbuka, namun tidak bagi masyarakat di Kecamatan Pauh, Lubuk Begalung, dan Nanggalo. Hujan deras yang turun sejak pukul 16.30 WIB, menimbulkan banjir bandang. Ya, sekitar 18.30 WIB, itulah banjir bandang menerjang kawasan mereka. Kenikmatan berbuka puasa berubah menjadi petaka.Suka cita menyambut bulan suci Ramadhan, kini berbalut menjadi duka.

Air bah yang datang dari hulu Batang Kuranji dan Batang Arau  merendam ribuan rumah sepanjang bantaran sungai di 19 kelurahan, di Kecamatan Pauh, Lubuk Begalung, dan Nanggalo.

Banjir merendam hingga mencapai atap rumah, yang membuat mereka harus mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan harus merelakan harta benda mereka lenyap di bawa arus deras yang bercampur lumpur. Memang tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun berita yang dikeluarkan oleh media setempat menyatakan bahwa 8 orang hilang ketika banjir bandang ini terjadi (ditemukan keesokkan harinya dengan selamat). Continue reading