Dinamika Metropolitan : Oplet Tua Yang Dilupakan

Gambar

Berjalan tersendat diantara sedan-sedan licin mengkilat.

Dengan badan pucat, dan badan penuh cacat sedikit berkarat.

Berjalan zigzag ngebut, ngak peduli walau mobil sudah butut.

Suara bising ribut yang keluar dari knalpotmu bagai suara kentut.

Dan bagai kutu jalanan di tengah-tengah kota metropolitan.

Cari muatan untuk nguber setoran, sisanya buat makan.

Hey oplet tua dengan bapak sopir tua, cari penumpang di pinggiran ibukota.

Saingan mu mikrolet, bajaj, dan bis kota.

Kini kau tersingkirkan oleh mereka.

Hey bapak tua, pemilik oplet tua.

Tunggu nanti ditahun 2020, mungkin oplet mu jadi barang anitk yang harganya selangit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s