Dulu vs Sekarang

Saya masih ingat ketika mandi harus ditunda gara-gara harus menyaksikan Nobita yg merengek pada Doremon, atau saat Conan masih sibuk dengan para pembunuh, atau saat Go dan Retsu bersaudara memacu tamiyanya.
Tidak ada satu anak pun yang tidak tahu film kartun yang saya sebut diatas, itupun hanya sebagian kecil dari film yang beredar pada masa itu. Dan hari Minggu adalah hari dimana Conan dkk beraksi, dan saya yakin, tidak satu anak pun di Indonesia ini yang akan akan melewatkan hari Minggu tanpa menonton film kartun favorit mereka. Itulah masa dimana saya masih dipanggil ANAK-ANAK.

Bagaimana dengan sekarang?

Menyedihkan.

itulah jawaban saya bagi anak-anak zaman sekarang. Kenapa?

Anak-anak adalah makhluk yang sangat cepat dalam hal imitasi. Mereka hanya mampu meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Lalu apa yang diberikan oleh para-para penggarap uang? yap TONTONAN YANG TAK BERGUNA BAGI MAKHLUK YANG DISEBUT ANAK-ANAK.

Kenyataannya anak-anak sekarang lebih memilih menonton boyband atau girlband daripada menonton apa yang pantas mereka tonton. Mereka juga lebih memilih menyanyikan lagu-lagu cinta yang apa itu cinta pun mereka tak tau,daripada lagu anak-anak yang memang dibuat untuk anak seumuran mereka.

Saya berani berkata MEREKA MELEWATKAN MASA KECIL SEBAGAI MASA BERMAIN.

Ini konyol !!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s